Lhokseumawe – Militer Myanmar Klaim telah menghancurkan hampir 150 bangunan yang digunakan sebagai pusat operasi penipuan daring (scamming center) di wilayah perbatasan negara itu, terutama di dekat perbatasan dengan Tiongkok dan Thailand.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Kantor Informasi Dewan Administrasi Negara (SAC) pada Jumat (7/11/2025), pihak militer menyebut bahwa sebanyak 148 bangunan yang menjadi markas utama jaringan scam internasional telah dihancurkan atau disita, sementara lebih dari 1.200 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
“Pasukan keamanan berhasil merebut kembali sejumlah kawasan yang selama ini dikuasai oleh kelompok kriminal yang menjalankan bisnis penipuan daring berskala besar. Kami juga menemukan banyak bukti aktivitas ilegal seperti perdagangan manusia, penyiksaan, dan pemerasan,” tulis pernyataan resmi militer Myanmar.
Baca Juga : 14 Bus Trans Jatim Koridor Malang-Batu Diluncurkan Akhir Bulan
Operasi Difokuskan di Wilayah Shan dan Kokang
“Kami menemukan bahwa sebagian besar bangunan yang dihancurkan adalah kompleks berlapis dinding tinggi yang digunakan untuk mengurung pekerja asing. Banyak dari mereka dipaksa menjalankan penipuan online yang menargetkan warga Tiongkok, Thailand, dan Malaysia,” ungkap Kolonel Zaw Min Tun, juru bicara junta militer Myanmar.
Ratusan Warga Asing Jadi Korban dan Diselamatkan
Sebagian besar korban ditemukan dalam kondisi lemah, mengalami kekerasan fisik, dan tidak memiliki dokumen perjalanan resmi. Mereka kemudian dibawa ke pos keamanan militer untuk mendapatkan perawatan medis dan proses deportasi ke negara asal masing-masing.
“Kami bekerja sama dengan Kedutaan Besar Tiongkok dan negara-negara ASEAN untuk memulangkan para korban secara aman. Mereka adalah korban, bukan pelaku,” kata pejabat Kementerian Luar Negeri Myanmar, U Thant Kyaw, dalam wawancara dengan media lokal.
Tekanan Internasional terhadap Myanmar
Kawasan “Tak Bertuan” yang Lama Dikuasai Geng Kriminal
Berbagai kelompok etnis bersenjata dan mafia lokal menguasai wilayah itu, memanfaatkan lemahnya kendali pemerintah pusat untuk membangun kerajaan kriminal.


![20251205-haji-uma22333[1] Haji Uma Senator](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/12/20251205-haji-uma223331-148x111.jpg)
![IMG-20251209-WA0250-scaled[1]](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251209-WA0250-scaled1-148x111.jpg)
![Farlaky-jemput-bantuan-ke-tengah-laut[1]](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/12/Farlaky-jemput-bantuan-ke-tengah-laut1-148x111.webp)
![penikam-sopir-truk-di-oki-diamankan-polisi-1755609807204_169[1]](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/12/penikam-sopir-truk-di-oki-diamankan-polisi-1755609807204_1691-148x111.jpeg)
![1427201_720[1]](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/10/1427201_7201-148x111.jpg)
![Kasrem-011Lilawangsa-pimpin-upacara[1]](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/10/Kasrem-011Lilawangsa-pimpin-upacara1-148x111.jpg)