Jeritan Lhokseumawe – Para Pengungsi Tempati Huntara yang telah disiapkan pemerintah sebagai solusi hunian sementara pascabencana. Setelah beberapa waktu tinggal di tenda darurat dan posko pengungsian, mereka kini mulai menempati bangunan huntara yang dinilai lebih aman dan layak.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait mempercepat pembangunan hunian sementara agar para korban terdampak bencana bisa segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih nyaman. Huntara tersebut dibangun menggunakan material yang kokoh dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, seperti ruang tidur, ventilasi, serta akses sanitasi.
Baca Juga : Pengungsi Mulai Tempati Huntara
Sejak pagi hari, petugas membantu proses pemindahan barang-barang milik warga dari tenda pengungsian menuju lokasi huntara. Warga terlihat antusias meski masih menyimpan trauma akibat bencana yang terjadi sebelumnya. Mereka berharap hunian sementara ini bisa menjadi tempat beristirahat yang lebih tenang sambil menunggu pembangunan hunian tetap.
Selain menyediakan tempat tinggal, pemerintah juga memastikan ketersediaan air bersih, listrik, serta fasilitas MCK di sekitar kawasan huntara. Dinas sosial dan relawan terus memberikan pendampingan, termasuk layanan kesehatan dan dukungan psikososial bagi anak-anak serta lansia.
Seorang warga mengaku bersyukur karena akhirnya dapat tinggal di tempat yang lebih layak. Ia menyebut huntara ini sangat membantu keluarganya untuk kembali menata kehidupan secara perlahan. Meski bersifat sementara, keberadaan huntara memberikan rasa aman dan harapan baru.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi para pengungsi serta mempercepat proses pembangunan hunian tetap. Dengan menempati huntara, para korban bencana kini memiliki ruang yang lebih nyaman untuk memulai kembali aktivitas sehari-hari sambil menatap masa depan dengan optimisme.




