Lhoseumawe – Tim Korlantas Olah TKP Peristiwa kecelakaan maut di Tol Pemalang–Batang kembali menyita perhatian publik. Sebuah insiden tragis yang melibatkan dua kendaraan pribadi dan satu truk menyebabkan beberapa korban meninggal dunia dan luka-luka pada Sabtu dini hari (26/10/2025). Kini, Tim Korlantas Polri turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menelusuri penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kronologi Kecelakaan di Tol Pemalang

Baca Juga : Dukun Cabul di lhokseumawe Pakai Modus Pengobatan dan Konsultasi Masa Depan
Berdasarkan laporan awal, kecelakaan terjadi di KM 309 jalur arah Jakarta, sekitar pukul 02.15 WIB. Sebuah mobil MPV berpenumpang lima orang diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak bagian belakang truk yang sedang berjalan lambat di lajur kiri.
Benturan keras menyebabkan mobil terpental ke jalur kanan dan dihantam oleh kendaraan lain dari arah yang sama. Akibatnya, dua penumpang meninggal di tempat, sementara tiga lainnya mengalami luka serius dan segera dilarikan ke RSUD dr. Ashari Pemalang.
Tim Korlantas Turun Langsung Olah TKP
Pagi harinya, Tim Korlantas Polri bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Pemalang langsung melakukan olah TKP mendetail. Petugas memeriksa jejak pengereman, posisi kendaraan, serta mengambil rekaman CCTV dari ruas tol untuk memastikan kronologi secara akurat.
Kasubdit Gakkum Korlantas Polri, AKBP Aris Munandar, menyebutkan bahwa timnya juga membawa alat 3D scanner untuk merekonstruksi kejadian.
Kami sedang memastikan faktor penyebab utama, apakah karena kelalaian pengemudi, kecepatan tinggi, atau kondisi jalan dan pencahayaan,” ujarnya kepada wartawan.
Selain itu, petugas juga mengambil sampel oli dan serpihan kendaraan untuk dianalisis di laboratorium forensik.
Dugaan Human Error Masih Dominan
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga kuat unsur kelalaian pengemudi menjadi penyebab utama. Mobil MPV diduga melaju di atas batas kecepatan maksimum, sementara jarak aman antar kendaraan tidak terjaga dengan baik.
Namun, Korlantas tetap membuka kemungkinan faktor lain seperti minimnya penerangan di beberapa titik tol, serta rambu kecepatan yang kurang terlihat jelas di malam hari.


![20251205-haji-uma22333[1] Haji Uma Senator](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/12/20251205-haji-uma223331-148x111.jpg)
![IMG-20251209-WA0250-scaled[1]](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251209-WA0250-scaled1-148x111.jpg)
![Farlaky-jemput-bantuan-ke-tengah-laut[1]](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/12/Farlaky-jemput-bantuan-ke-tengah-laut1-148x111.webp)
![penikam-sopir-truk-di-oki-diamankan-polisi-1755609807204_169[1]](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/12/penikam-sopir-truk-di-oki-diamankan-polisi-1755609807204_1691-148x111.jpeg)
![suasana-panen-raya-kacang-edamame-di-wilayah-perkebunan-pondok-pesantren-darul-insan-istiqamah-kabupaten-sukabumi_169[1]](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/10/suasana-panen-raya-kacang-edamame-di-wilayah-perkebunan-pondok-pesantren-darul-insan-istiqamah-kabupaten-sukabumi_1691-148x111.jpeg)
![000_78g867ejpg-20251012010700[1]](https://www.konyaescortlar.com/wp-content/uploads/2025/10/000_78g867ejpg-202510120107001-148x111.jpg)